Bismillah... Ukhti, ada
pahala disetiap Bulir Air matamu.
*Sedih, duka dan air mata adalah bagian dari hidup. Ia
menjadi penyeimbang untuk rasa bahagia, cerita dan tartawa. Hanya saja, banyak
orang memperlakukan kedua kutup itu dengan sikap yang berbed. Kutub sedih,รจ Duka
dan airmata disebut dengan penuh rasa tidak suka. Begitu sebaliknya, Bahagia,
cerita dan tawa selalu membawa kegembiraan pada hati manusia. Namun
bagaimanapun, suka atau tidak, semua rasa itu pasti pernah menghampiri diri
kita semua.
*Dan ketika ada seorang sahabat yang memberi sedikit kata
bijak terhadap saya, ketika saya butuh teman curhat. Ketika rasa itu seolah tak
tertanggungkan, ia hanya mengingatkan.
“Setiap tetes air matamu, setiap helai dukamu, setiap
perih laramu, yakinlah...tak ada yang sia-sia dihadapan allah. Yakinlah pasti
akan ada balasan bagi semua itu selama engkau termasuk seorang yang bersabar.
Ya.......bersabarlah!! karena pada setiap cobaan itu, yaitu sikapmu pada cobaan
pertama itu akan menentukan kualitas dirimu. Bersabarah, jalani saja
skenario Allah ini dengan lapang dada.”
*Keperihan hati yang sempat hadir adalah hal
yang menjadi tertanggungkan untuk dilewati dengan penuh ketakwaan. Itu semua
karena adanya keyakinan bahwa tak ada yang terlewatkan di hadapan allah.....
Lalu, alasan apalagi yang membuat kita tidak melantunkan rasa
syukur ditengah cobaan yang menghampiri? Karena sejatinya, Bersabar ketika kita
menerima suatu cobaan yang datang dan jadikan semua itu adalah hal yang
biasa. Dan jadikan semua cobaan yang bendera datang bertubi-tubi terhadap kita
itu hal yang biasa karena kita ketahui pasti akan ada hal indah dibalik
kesabaran kita .
Ok,, sobat kali ini kita bercerita tentang pengalaman
seseorag yang tentunya diharapkan sangat membantu kita dan bermanfaat buat kita
semua, terima kasi buat para sobat yang telah membaca blog saya kali ini.
*
*Dan jangan lewatkan juga hal yang menarik lagi yang bisa
sobat temukan di blog
