Minggu, 18 September 2016

Potret kehidupan

potret kehidupan

Inilah kehidupan…
Ketika kaki ini melangkah
Kudapati kehidupan yang amat sangat menggugah hati ini
Mereka begitu kumal dan kusam
Tubuh yang terus tersengat matahari ketika panas
Kedingingan ketika hujan datang
Semua itu tak mereka hiraukan

Jalanan adalah tempat mereka
Tempat mengais rezeki
Meminta belas kasihan tuan dan nyoya
Kadang kalah mereka menginginkan sebuah hal
Menginginkan hidup layak seperti mereka

Mereka yang diatas merasa paling berkuasa
Mereka yang dibawah semangkin tertindas
Rumah-rumah dihancurkan
Sudahkah puaskah tuan dan nyoya
Sudah cupuk mereka miskin
Jangan kau tindas pula mereka
Kini mereka menahan tangis dan pilu
Seakan menganggap hidup ini tak adil
Atau ini sudah takdir yang harus mereka terima

Inilah sebuah potret kehidupan
Ada yang diatas dan ada pula yang dibawah
Yang diatas terus berkuasa
Yang dibawa terus tertindas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar