Senin, 15 Mei 2017

Seutas Ranting Dalam Keramaian


Malam..
Bukan bentuk sebuah kesepian
Bukan pula bentuk kesunyian
Dia ada namun tak tampak dalam indra
Dia seperti tempat persenbunyian teraman
Melewati komponen komponen sinar yang makin meredup
Mungkin dia adalah hal yang paling kau benci

Atau mungkin pula dia adalah sesuatu yang paling kau tunggu

Bersembunyi dibalik dirinya kadang menbuatmu tenang
Tidak terusik oleh sesuatu yang mengganggumu
Ya dia..
Dia sang malam
Malam yang begitu mneyejukkan
Ya,, terkadang malam itu menyejukkan
tapi tidak dengan malam ini

Malam ini sangat ramai
Tak seperti malam-malam sebelumnya
Aku lelah dan kau juga
Seutas kesibukan yang ada diwaktu siang

Malam..
Engkau selalu datang dalam hening
Seakan mengobati lelah ini
Tapi kemana engkau pergi
Keheningan yang seharusnya aku dapati
Kau pergi.. terhempas bagaikan dedaunan yang berterbangan

Seutas ranting jatuh menenangkan lelah ini
Ia,, seutas ranting dikeramaian malam
Seakan aku bertanya dalam diam
Apakah ini pertanda saat dimana aku tak lagi sendiri
Entahlah.. hanya sang malam dan Engkau yang tahu

Trimahkasih sang ranting
Kau memecahkan keramaian menjadi hening
Kebisingan,lelah seakan menjadi sejuk kembali 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar